Home

Latest News

Popular

title

isis title

 

Al Katiri Buka Muswil PPP Kota Manado

SUARAMANADO, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) kota Manado, pagi ini Senin (27/12) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang ke-VII,  bertempat di Hotel Swiss bell Manado. Dalam kegiatan ini turut hadir seluruh pengurus anak cabang se-kota Manado, para tokoh-tokoh partai yang berlambang ka'bah ikut hadir pula menyemarkan musyawarah tersebut. Tidak ketinggalan juga wakil Walikota Manado, Harley AB Mangindaan menyempatkan diri hadir memenuhi undangan pihak panitia pelaksana.

Ketua panitia Pelaksana, Hi. Sardino Lihawa dalam sambutannya memberikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada wakil walikota Manado, walaupun punya kesibukkan yang begitu padat, mau menyempatkan diri untuk sama-sama hadir. Partai Persatuan Pembangunan kota Manado akan selalu mendukung program kerja pemerintah kota Manado ke depan," kata Sardino dalam sambutannya.

Dalam kegiatan tersebut, hadir juga ketua Majelis Pertimbangan Pusat, Hi.Sukardi Harun, Kepala kementrian Agama Kota Manado, Drs. Hi. Sa'ban Mauluddin, serta kepala kementrian agama Minahasa Tenggara, Drs. Hi. Ulyas Taha.

Kegiatan Musyawarah Cabang PPP Kota Manado tahun 2010 ini mengusung tema "bersama membangun konsolidasi menuju sukses pemilu 2014". Dalam thema tersebut hendaknya seluruh komponen anggota PPP kota Manado mampu menjabarkan maksud dari tema tersebut sehingga ke depan tidak ada lagi anggota PPP yang beralih, atau berpaling ke partai yang lain,"  ungkap Hi. Djafar Al-katiri, selaku ketua DPW PPP Sulawesi Utara dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi Musyawarah tersebut. (Yudi).
 

Pasien Mudik Belum Kembali

Pohon Natal di salah satu lobi RSUP Prof Kandou

SUARAMANADO, Mudik atau pulkam bukan hanya milik orang-orang yang sehat saja. Pada liburan Natal yang lalu, pasien rawat inap pun diizinkan dokter untuk pulang kampung (pulkam) bila keadaan memungkinkan untuk menikmati sukacita Natal bersama keluarga besar.

Belum pulangnya beberapa pasien yang meminta izin pulkam dibenarkan oleh penanggung jawab ruangan Irina A RSUP Manado. Dikatakannya, hingga Senin sore (27/12) ini, beberapa pasien rumah sakit umum pusat (RSUP) Prof Kandou khussunya di Irina A, masih ada yang belum kembali ke kamar rumah sakit. Dirinya juga membenarkan bahwa dokter jaga telah berulang kali menanyakan tentang keberadaan pasien. Namun demikian, pihaknya meyakinkan bahwa keadaan pasien tetap dalam pantauan keperawatan rumah sakit.

Suasana di dalam rumah sakit Prof Kandou sendiri, dipenuhi dengan pernak-pernik Natal, baik di lobi maupun di dalam kamar. Pohon Natal beserta aksesorisnya memang disediakan oleh pihak rumah sehingga meski dalam keadaan sakit, pasien bisa  merasakan suasana Natal, seolah-oleh di rumah sendiri. (yg)

Last Updated (Monday, 27 December 2010 17:48)

 

Pol PP Tertibkan PKL

SUARAMANADO, Kebijakan Walikota Manado terhadap para pedagang kaki lima (PKL) selama bulan desember untuk menjajakan dagangannya sepertinya dilanggar oleh PKL sendiri, sehingga hari ini Senin (27/12) pagi harus ditertibkan oleh aparat Polisi Pamong Praja (Pol PP). Alasannya, PKL sudah tidak lagi menaati aturan yang di kelurarkan oleh emerintah kota (Pemkot) Manado, dalam hal ini lewat surat keputusan Walikota Manado.

Dari pantauan SUARAMANADO sore tadi, nampak aparat Pol PP sedang berjaga-jaga di seputaran Taman Kesatuan Bangsa (TKB), serta depan President Center, guna mengantisipasi adanya pedagang yang membuka kembali tempat jualannya.

Kasat Pol PP, Ferry Tuwedan mengatakan, "penertiban yang dilakukan ini, sudah atas petunjuk walikota Manado, jadi kami turun ke lapangan bersama seluruh aparat jadi bukan kemuan saya secara pribadi. Terus terang saya tadi pagi sudah dimarahi oleh pak walikota Manado, seolah-seolah saya membiarkan para pedagang kaki lima untuk berjualan di sembarangan tempat. Padahal 'kan sudah ada ketentuan mengenai tempat yang harus digunakan oleh pedagang kaki lima utnuk berjualan sesuai dengan denah yang di keluarkan oleh pemerintah kota Manado, dan ini dilanggar oleh pihak pedagang kaki lima."

Lebih lanjut, urai Ferry, para pedagang juga sudah tidak menjaga keindahan kota Manado, membuang sampah sembarangan, membuka tempat dagangan sudah mengambil badan jalan, bahkan model tempat jualan mereka sudah memakai terpal di atas tempat dagangan, ini nampak dari jauh tidak ada keindahan, seperti tempat kumuh.

Ditempat terpisah, Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima, Hercules Billa mengatakan bahwa selaku pengurus Pedagang Kaki Lima, pihaknya memohon kepada Walikota Manado untuk dapat memberikan dispensasi hingga akhir tahun, untuk berjualan di pasar 45. "Saya yang akan bertanggung jawab terhadap pedagang kaki lima mengenai kebersihan dan penataan tempat jualan para PKL. Terus terang kami tidak akan mungkin untuk tidak memakai terpal di atas lakbag jualan kami," ujar Hecules.

Lanjut hercules, "Apa yang dikatakan oleh Kasat Pol PP memang benar ini merusak keindahan Kota Manado, tapi apa boleh buat, kalau kami tidak mengunakan terpal, kami akan kesulitan manakala ada hujan keras dan angin yang kencang. Kan kasian barang jualan kami akan basah, dan terus terang itu merugikan kami. Kalau pedagang kaki lima rugi, jelas kami tidak dapat menyetor retribusi kepada pihak pemerintah kota. Jadi kami mohon dengan sangat kepada bapak walikota Manado yang terhormat, Vecky Lumentut, untuk memberikan kesempatan kepada para pedagang sampai batas waktu yang sudah disepakati oleh pedagang dan walikota manado," jelas Hercules dengan nada sedih. (yudi)

Last Updated (Monday, 27 December 2010 18:54)

 

Hari Selasa, Apel Serentak PNS Bitung

SUARAMANADO, Rencana pelaksanaan apel Senin pagi hari (27/12) ternyata tidak jadi dilaksanakan. Sebagaimana diberitakan media ini kemarin, berdasarkan informasi dari sekretaris kota Bitung, Drs. Edison Umiang, apel diwajibkan bagi seluruh abdi negara se-kota Bitung. Mereka yang tidak ikut serta akan dikenai sanksi.

Namun demikian, apel yang ditunggu-tunggu tak juga digelar. Pembatalan dibuat tanpa alasan yang jelas. Apakah ini pertanda budaya 'tambah libur' belum bisa hilang dari kebiasaan para abdi negara di kota Bitung?

Kepala hubungan masyarakat pemerintah kota Bitung, tidak berada di kantornya. Saat dihubungi lewat telpon, tidak dijawab.  Namun demikian, sumber dari pemkot Bitung mengungkapkan bahwa besok akan dilaksanakan apel serentak oleh seluruh PNS di kota Bitung, termasuk para CPNS yang baru saja diterima menjadi PNS. (herman)

 
Who's Online
We have 2 guests online